Ada SUV, Penjualan Lexus Meroket

Kehadiran mobil di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kini sedang diminati bukan hanya di dunia melainkan juga di Indonesia.

Ada SUV, Penjualan Lexus Meroket

“Jadi kalau zaman dulu di seluruh dunia sedan itu 80 persen, seluruh luxury maker, 20 persen SUV nah di Indonesia sendiri sama juga. Tapi kalau tahun ini dilihat Indonesia itu sedannya 55 persen SUV 45 persen berarti dia market SUVnya tumbuh cukup pesat,” kata General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja pada kesempatan Media Dinner Lexus, Rabu malam.

Penjualan Lexus sendiri meningkat cukup signifikan hingga mencapai 100 persen jika dibandingkan tahun lalu. Jika pada periode Januari-November tahun lalu Lexus menjual sebanyak 500 unit, pada tahun ini sudah mencapai 1000 unit.

“Tahun ini cukup bagus karena mobil-mobil itu semua (SUV) diminati pasar. Sampai saat ini kan 1.000 unit, itupun masih banyak yang belum bisa kekirim, masih inden. Kalau beli sekarang dapatnya Februari,” tutur Adrian.

Adrian pun memprediksi di tahun depan tren SUV masih meningkat dan bisa saja menyaingi sedan.

“Sama masih, karena kalau dilihat grafiknya dari tahun ke tahun dulunya kan sedan kan di atas SUV di bawah, lama kelamaan menuju ke tengah nantinya, nggak tau apakah sedan akan lewat nantinya,” tutur Adrian. (dry/lth)

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Kendaraan Pedesaan Ditargetkan Kelar Tahun Depan

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kini sedang mengembangkan prototipe kendaraan pedesaan. Kendaraan pedesaan yang dimaksud akan memiliki fungsi sebagai alat angkut hasil pertanian dan perkebunan.

Kendaraan Pedesaan Ditargetkan Kelar Tahun Depan

Kemenperin menargetkan prototipe kendaraan niaga multiguna ini kelar diproduksi pada 2017 mendatang. Proyek ini diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi di pedesaan, termasuk bagi sektor industri kecil dan menengah.

“Saat ini masih dalam tahap desain, modelnya seperti pikap, roda empat dan belakangnya bisa diubah-ubah sesuai aktivitasnya. Untuk variannya akan mengikuti kontur pedesaan masing-masing. Tahun depan prototipenya sudah bisa rampung,” ungkap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto seperti tertulis dalam siaran persnya.

Selain membuat prototipe, Kemenperin akan menetapkan standar produk kendaraan pedesaan serta mentransfer teknologi kepada peminat yang ingin membuat mobil desa tersebut. Menurut Airlangga, prototipe mobil desa boleh dipergunakan siapa saja yang mau memasarkan dan memproduksi mobil kecil ini.

“Karena bisa dikerjakan sekelas bengkel di desa,” kata Airlangga.

Dalam pelaksanaannya, Kemenperin bersama sejumlah pelaku industri otomotif dan akademisi telah berkomitmen untuk mempercepat pengembangan kendaraan pedesaan. Kesepakatan ini dituangkan dalam penandatanganan MoU antara Kemenperin dengan Institut Otomotif Indonesia (IOI) dan 22 perguruan tinggi dalam upaya penguatan industri kecil dan menengah di sektor otomotif, peningkatan kapasitas SDM industri otomotif serta pengembangan kendaraan pedesaan. (rgr/lth)

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Toyota Hentikan Produksi Etios Valco

PT Toyota Astra Motor (TAM) menghentikan produksi Etios Valco November ini. Etios hadir pertama kali di Indonesia pada Maret 2013 lalu . Sebagai gantinya, TAM mengandalkan Calya dan Agya.

Toyota Hentikan Produksi Etios Valco

“Etios Valco kita akan berhenti produksi, berhenti per bulan November ini, untuk taksi dan keseluruhan November ini, penggantinya Calya sama Agya ini,” kata Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta.

Soerjo menambahkan dihentikannya produksi Etios karena dilihat sudah tidak efektif. TAM sendiri melihat banyaknya varian yang dijual sudah bisa mengganti posisi Etios.

“Tidak drop (penjualannya-Red) tapi kita ingin effectiveness dari produk kita, kalau produk kita masih banyak sekarang, line up toyota sudah ada 26, dan kita lihat efectiveness dari tiap tiap produk seperti apa, suffix by suffix juga akan kita kurangin,” tambah Soerjo.

“Kalau dulu banyak lagi, kalau Innova aja ada 20 varian. Kita stop Etios Valco sudah tidak ada di diler, dipabrik sudah tidak dibuat lagi, tahun depan sudah tidak pesen lagi. Gantinya tunggu,” lanjut Soerjo lagi.

Di tahun pertamanya Toyota Etios Valco terjual 12.000 unit. City car global ini diproduksi di Indonesia. Didukung performa yang mampu bersaing di kelasnya, Etios Valco secara konsisten berhasil menjadi salah satu kendaraan hatchback yang diperhitungkan di Indonesia dengan pangsa pasar melebihi 20%.

Di 2015 TAM kembali menghadirkan line-up terbaru Etios Valco sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen yang menginginkan tampilan lebih atraktif. Etios Valco TOM’S hadir dengan line-up baru yang membuat city car global ini tampil lebih memikat dan kian sporty. (dry/lth)

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Profil Sedan Termewah BMW Rakitan Sunter

BMW Indonesia mulai merakit mobil termewahnya, BMW Seri 7 tepatnya BMW 730Li. Tapi, untuk tipe Seri 7 lain yakni BMW 740i dan 740 Li Pure Excellence, BMW Indonesia masih mengimpornya.

Profil Sedan Termewah BMW Rakitan Sunter

Perbedaan antara BMW 740i yang diimpor secara utuh (CBU) dan 730Li yang dirakit di Indonesia ada pada mesinnya. BMW 740 mengusung mesin berkapasitas 3,0-liter.

“Sementara BMW 730Li yang dirakit di sini pakai mesin 2.000 cc,” kata Product Planning Manager BMW Group Indonesia, Tami Notohutomo di Sunter, Jakarta.

Selain itu, kata Tami, perbedaan antara Seri 7 yang diimpor dan dirakit lokal adalah pada bahan kulit interiornya. BMW 740 yang diimpor menggunakan kulit Nappa, sedangkan BMW 730Li yang dirakit lokal menggunakan kulit Dakota.

“Lalu bedanya lagi 7 Series yang CBU pakai sky lounge, sedangkan yang ini pakai panoramic glass roof biasa. Pelek sama tapi beda styling. Speaker yang 730 pakai Harman Kardon. Yang 740 kan CBU pakai Bowers & Wilkins,” jelas Tami.

Selain itu, fitur-fitur yang ada di BMW Seri 7 versi impor dan rakitan lokal tetap sama. Seperti perlengkapan tab, display key, gesture control, dan perlengkapan keamanan.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Toyota Ragukan Transmover Dijadikan Kendaraan Operasional Perusahaan

Toyota meluncurkan Avanza versi taksi yang disebut Transmover. Namun Toyota tampaknya meragukan kalau Transmover akan digunakan untuk kendaraan operasional kendaraan.

Toyota Ragukan Transmover Dijadikan Kendaraan Operasional Perusahaan

“Kita sih nggak menyarankan kan balik lagi kebutuhan si customernya. Kalau perusahaan kan ada 2, satu kan COP (Car Ownership Program) yang untuk kendaraan pakai customer dibiayai oleh kantornya yang kedua operasional,” kata Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto.

“Nah apakah operasional mau pakai ini ya silakan-silakan saja gitu, tapi kalau COP saya nggak terlalu yakin gitu, orang mau beli ini karena sudah dikurangi speknya. Pada saat kita develop ini kan melalui market dulu kira-kira yang nggak dibutuhkan driver tuh apa ya kita buang tapi passenger butuh itu larinya ke passenger,” lanjut Soerjo.

Transmover mengusung mesin yang sama dengan Avanza tipe E 1.3 L. Hanya ada 10 fitur yang dikurangi diantaranya, spion, jok, pelek, material, dan bagian interior lainnya.

Taksi Low MPV ini dibanderol mulai Rp 143.550.000- Rp 150.000.000 off the road. Transmover diproduksi berdasarkan pesanan dari para pengusaha taksi. Mereka harus menunggu sekitar satu hingga 2 bulan hingga kendaraannya siap dipakai.

“Satu dua bulan saja, karena sekarang sistem ordernya Toyota sudah beda, sistem ordernya TAM, itu sekarang sudah dari cabang tanpa melalui kantor pusat kalau dulu kita order di pull ke kantor pusat, misalnya kita order Auto2000 punya 100 cabang nanti di pull ke kantor pusat, dari kantor pusat baru order ke TAM, unit ya nih kita bicara, sekarang nggak satu per satu itu langsung ke TAM, jadi kita lebih efisien gitu,” kata Soerjo.

“Jadi misalnya ada 6 cabang ya sudah pesan aja misalnya 100 unit per cabang, ya sudah kewajibanya TAM memenuhi saja pemesanannya itu 100 jadi nggak ada yang namanya mengambil ke kantor pusat, jadi TAM langsung,” tutup Soerjo.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Mobil Pedesaan Dijual di Bawah Rp 100 Juta

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyiapkan prototipe kendaraan pedesaan. Kendaraan pedesaan ini ditargetkan dibanderol di bawah Rp 100 juta.

Mobil Pedesaan Dijual di Bawah Rp 100 Juta

Di Indonesia, peluang pasar untuk kendaraan pedesaan ini masih cukup besar dengan segmen di bawah 1000 cc. Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, agen pemegang merek (APM) pun bakal menyambut baik adanya mobil desa.

“Respons mereka positif. Malah kalau rupiah stabil kami perkirakan harga jualnya di bawah Rp 100 juta,” kata Airlangga seperti tertulis dalam siaran persnya, Kamis (1/12/2016).

Baca Juga: Mobil Desa dari Semarang

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Yan S. Tandiele mengatakan, pihaknya melihat ada ceruk pasar yang belum disentuh industri otomotif dalam negeri. Ceruk pasar yang dimaksud adalah kendaraan pedesaan sebagai kebutuhan di desa dan sebagai pendukung ekonomi pedesaan.

“Nantinya bisa untuk angkut-angkut apa saja, sebagai alat kerja, misaal untuk merontok padi, macam-macam. Ini yang belum disentuih, maka kami berpikir perlu dibangun sarana berupa kendraan yang bisa jadi sarana angkut dan bisa jadi alat kerja di pedesaan,” jelas Yan menjawab pertanyaan detikOto kemarin.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Mobil Kecil Suzuki Dapat Rating 5 Bintang di Tes Tabrakan

Meski bodinya kecil jangan ragukan soal keselamatan mobil Suzuki. Suzuki Ignis mendapatkan rating yang bagus di tes tabrak.

Mobil Kecil Suzuki Dapat Rating 5 Bintang di Tes Tabrakan

Dalam crash test yang diadakan oleh Euro NCAP, Suzuki Ignis yang memiliki fitur keamanan lengkap seperti Dual Camera Brake Support (DCBS) mendapatkan rating 5 bitang.

Ignis merupakan supermini pertama yang dites dalam sistem 2 tier, dimana model yang dilengkapi dengan fitur keamanan bisa terpisahkan dari mobil dengan fitur standar.

Sementara Ignis dengan fitur standar, ratingnya tidak terlalu jelek, mobil mendapatkan rating 3 bintang.

DCBS merupakan sistem yang membantu pengendara saat berkendara. DCBS menggunakan kamera stereo yang terpasang di sisi spion kiri dan kanan mirip seperti mata manusia.

Sistem bisa mendeteksi obyek di depan seperti pejalan kaki, dan kemudian memberikan peringatan kepada pengendara. Jika pengendara tidak ngeh dengan peringatan itu, mobil akan berhenti secara otomatis.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar